LOGINTerdengar suara langkah kaki dari selasar gelap. Wanita tua itu memasukan semangkuk bubur dan roti melalui lubang dibagian bawah pintu.Mangkuk itu meluncur kearah genangan hitam yang ada di sudut jeruji.
"Makan malam." Perintahnya dari balik pintu dengan ketus wanita tua itu bicara. "Entah sampai kapan aku memberimu makanan." Setelah itu dia pergi dari ruangan itu terdengar dari langkahnya yang memudar dan menghilang dari balik pintu.
Berawal dari kematian kedua orang tuanya. Bibinya Eshilde mengambil semua hartanya biar lebih menyakinkan mereka menganggap dirinya gila agar sang bibi mengambil hak asuhnya.Bibi Eshilde akhirnya mengurungnya di penjara yang gelap.
Satu hari, dua hari, Ayse sudah lelah menghitung. Sampai kuku tangannya berdarah.
Suatu hari suara pintu di buka. Ayse tersentak dari tidurnya. Suara besi berkarat membuat telinganya sakit.
"Ikut denganku!"
"Apa yang akan kau lakukan kepada gadis ini, " kata paman Ed.
"Kita akan membunuhnya."
"Jangan bercanda bagaimana jika dia mengetahuinya."
"Aku sudah tidak sanggup lagi untuk membiayai kebutuhannya."
"Jangan beri makan, biarkan dia mati setelah itu kita kuburkan seadanya."
Ayse berusaha untuk memberontak dengan menggigit pergelangan tangan sang bibi. Bibi Eshilde berteriak kesakitan. Dia marah dan menendang tubuhnya hingga tersungkur Kelantai.
"Berani sekali kau menggigitku!" Teriaknya.
Ayse menahan rasa sakit dari tendangan bibinya. Ia sudah tidak tahan hingga dia ingin mati saja Samar - samar seseorang memanggil namanya.
Yang mulia.
Ayse membuka matanya dan dia berada di kamar yang asing.
Are you a tea drinker? If so, you're not alone. Every day around the world millions of cups of this popularbrew1are drunk, and it's been that way for thousands of years. The oldest discovered tea is from the Han Dynasty, dating from 206BC to 220AD. But it's thought that the tea trend really took off du
ALIS P.O.VI woke up this morning to the sound of someone banging on my door. I looked up at my clock and saw that it was 6:00. What??? I still have enough time to get some more sleep and get ready for work before work starts. I got up from my bed and walked to the door.
Nawill KalBrother Rom 2nd brotherChildhoodJealous JinStudy in A university find dorm Jin starts intrenshipadasd d ad a da sd as f as d saf as das d a sd a sd a sd a d w d as da sd as d a sd asd a sd as d w e fds v c v sd fs d fsd g s g e r er as f x c zx c zxc zcz sdasdwfgs dv zx c zx c s d as dsc x c zx f sf s f sfasdasdasdasdasdasdaddadasdasda
"Tiinngg..tooonngg..." suara bel di apartemennya mengagetkan Devi siang itu. Badannya masih terasa lemas untuk sekedar bangkit membukakan pintu. Hari itu Devi tidak bekerja mengingat kondisi badannya yang tiba-tiba demam ketika bangun tadi pagi. Ia sudah menelpon ke hotel tempatnya bekerja untuk meminta ijin bahwa hari ini tidak dapat pergi bekerja dikarenakan sakit.'Tiiinngg..tooonngg...' suara bel itu kembali berbunyi. Kali ini Devi terpaksa untuk bangun membukakan pintu karena ia tinggal hanya seorang diri di apartemen itu. "Sebentar..." sahutnya sambil bergegas bangun dari tempat tidurnya di tengah kepalanya yang terasa sangat berat. Ia pun terlihat malas melangkahkan kakinya menuju ke pintu itu."Halooo sayang, gimana keadaanmu?" sapa seorang pria begitu pintu itu dibuka. Pria itu langsung masuk ke apartemennya. Setelah menutup pintu dan menaruh tas belanjaan yang dibawanya, pria itu langsung memeluk tubuh Devi dan memberinya kecupan di kening Devi."Kamu
Sebastián se encontraba relajado en el área de la piscina, sentado en una de las sillas de las mesas del jardin, leyendo un libro, cuando siente unos pasos detrás de él, al intentar voltear, unas pequeñas y suaves manos le cubren los ojos para evitar que viera, mientras soltaba una sonora carcajada, él fingió desconocer de quien se trataba y con una voz de sorpresa expresó —¿Quién será la persona que cubre mis ojos?—se quedó pensativo un momento,—¿Será mi gruñón Taddeo? ¿Mi pequeña Gálata? ¿Mi niño Camillo? ¿Mi bella esposa? No tengo idea quien sea—dijo colocándose una mano bajo su barbilla de forma reflexiva.—Mi Rey de mi vida soy yo, tú princesa, la mujer a quien mas amas—pronunció s
Mr. Grumpy ?I look up to see a face cold as ice dripping with anger..( Shivers)Hey I am so sorry... Plop I fell on my bum as he shook me off himself...WTH... What did you do that for?.. I stood rubbing my aching butt. I look up just in time to see him wiping his hands like I was some dirt..The nerve of him, I thought boiling with anger...You know what? You're just an impolite brat that lacks gentleness of a Man, who do you think you are?, I spat at him..____With a darkened face, he left after throwing "someone who can make your life hell ".I stood there frozen until the bell rang for classes....____________________________________Rin... Ring... I guess its launch time.I made my way to the cafeteria... Mumurs around me as I walked to a table. I grab my sandwich as I fet