Compartir

chapter 9

Autor: gaojianxiong
last update Fecha de publicación: 2023-12-01 16:05:04

Kamar tidur milik laki-laki berwajah tampan dengan tinggi yang semampai dan bentuk pahatan tubuh yang sempurna ini terlihat sangat rapi dan bersih, cat tembok bewarna putih dan list hitam memperlihatkan kalau dia menyukai hal yang terlihat tampak monoton dimata orang lain. Minimalis, itu seleranya. Ruang pakaian yang besar dan terdapat kaca yang mampu untuk memantulkan seluruh kesempurnaan fisik sang empunya ini terkesan seperti display toko pakaian mewah. Benar-benar tertata rapi dan tak ada debu sedikitpun!

Perhatikan dari atas sampai bawah. Saat ini dia berdiri di depan cermin sambil memakai setelan jasnya, memutar badannya kesamping kanan dan kiri melihat apakah yang dipakainya sudah rapi atau belum, pria itu bernama Ravindra Altezza, merupakan direktur utama di perusahaan swasta yang sangat terkenal di negara Indonesia. Ree Charta Service, perusahaan yang bergerak dibidang ekspor impor barang-barang mewah, yang juga merupakan bagian dari Ree Charta Group, grup dari perusahaan yang didirikan lebih dari tiga puluh tahun yang lalu oleh seorang wanita pekerja keras dan sangat cerdas, Raveena Visolela, Ibunda yang sangat tegas dalam mendidiknya.

Sang Ibu merupakan orang yang sangat berpengaruh dalam hidupnya, tapi dia tak mengatur. Dia membebaskan anaknya untuk melakukan apa yang dia rasa pantas, karena buah jatuh tak jauh dari pohonnya, artinya dia mirip sekali dengan sang Ibunda. Pekerja keras yang jelas cerdas! Dia tak begitu saja mendapati jabatan itu, karena dia harus bersaing bersama orang-orang kompeten lainnya, artinya Ibunya ini harus menempatkan orang lain ditempat yang pantas, jika anaknya pantas artinya dia harus menduduki posisi itu, tapi kalau dia masih belum mampu dia tak akan memaksa, karena baginya perusahaan ini akan maju jika kita menempatkan orang yang berkompeten pada posisinya, sehingga mereka bisa memberikan feedback yang maksimal.

Kembali lagi pada Ravindra Altezza dengan deskripsi hidup yang hampir sempurna, wajah terlihat sangat maskulin, badan yang setiap hari melakukan olahraga dan membentuk tubuhnya menjadi daya tarik sendiri untuk dinikmati, postur tubuh tinggi dengan berat badan ideal sehingga dia juga cocok untuk dijadikan sebagai model. Imajinasikan saja bahwa laki-laki tampan ini seperti laki-laki yang sekarang sedang kamu dekati.

Efek minusnya, karena dia adalah orang yang pekerja keras, dia  menyukai hal-hal yang tidak disukai oleh orang lain yaitu bekerja overtime dan Hal inilah membuatnya menjadi dingin terhadap wanita. Dia hanya berbicara seperlunya saja, tidak akan membuka mulutnya untuk hal-hal yang tidak bisa menghasilkan uang. Sebab itu tak ada kata ghibah yang meluncur dari mulutnya. Saat dia membuka suara artinya orang-orang harus mendengarkan ucapannya. Dia sangatlah perfeksionis, segala sesuatu haruslah tanpa cela jika tidak, dia rela membuatnya menjadi sesuai dengan keinginanya walaupun itu akan mengulang kembali pekerjaannya dari awal. Banyak sekali yang tak betah dengan gaya kerjanya ini, tapi menurutnya hal ini akan membawa pada kenikmatan kelak.

Dia keluar dari kamarnya melihat kesekeliling, mengedar pandang pada tiap celah sudut rumah dan menciumkan jari-jarinya diatas meja, memastikan tak ada debu yang membuat hidungnya akan bersin-bersin karena alregi. Jika saja masih dia temukan kalau furniture ini berdebu, maka siap-siap saja pembersihnya akan kehilangan pekerjaannya. Dia sangat kejam. Sudah banyak asisten rumah tangga yang dia berhentikan dalam satu minggu karena tak sesuai dengan seleranya, dan juga kepala pelayan Pak Darco selalu melaporkan hal ini pada Nyonya besarnya dengan tingkah laku Tuan muda itu, tapi Ibunya hanya tersenyum mendengar laporan itu.

"Biarkan dia dengan kemauannya, karena nanti dia juga akan belajar bagaimana cara berempati kepada orang lain." Itu adalah jawaban yang diberikan oleh Nyonya Raveena Visolela pada orang kepercayaannya itu.

Jika jawaban itu yang diterima artinya dia harus mencarikan lagi ganti orang-orang yang diberhentikan oleh Tuan Mudanya, dan dia dengan senang hati melakukannya, walau tak jarang dia sering disemprot oleh Altezza karena mencarikan ART yang terkadang tak bisa diberitahu satu kali, harus dijelaskan berkali-kali dan ini membuatnya terkadang menyiapkan beberapa orang

Sekarang lihatlah rumah yang ditempatinya, bergaya minimalis dengan cat dinding dominan sentuhan warna putih yang katanya warna itu bisa membuatnya tenang untuk berpikir.  Lalu, ada beberapa kaca besar disudut ruangan yang membuatnya memiliki kesan luas didalamnya. Furniture yang adapun dipadupadankan dengan warna senada. Yang paling utama pastinya, dia tidak menginginkan furniturenya dihiasi oleh debu sekecil apapun. Debu kecil yang ditangkap oleh matanya bisa membuat orang yang menangani kebersihan rumahnya bisa saja seketika kehilangan pekerjaan sebagai asisten rumah tangga dan kejadian ini sudah terjadi beberapa kali.

Baiklah lanjut kembali dengan sosok Ravindra Altezza ini, dia sudah 30 tahun tanpa kencan! Yeah kencan, sesuatu hal yang harusnya bisa saja dia lakukan dengan mudah. Karena, wanita mana yang mau menolak untuk menjadi kekasih seorang pengusaha sukses? Tapi, kenyataannya kencan hanya membuang waktu dan uang yang dia miliki. Sedangkan waktu bisa menghasilkan banyak uang dan uang adalah hal yang paling disembahnya!

Pagi ini, dia baru saja menyelesaikan rapatnya dengan rekan kerjanya di kantor untuk membahas kemajuan perusahaan dan apa saja yang harus dilakukan untuk memperkuat bisnisnya. Tapi, hasilnya yang melakukan presentasi tidak membuatnya merasa puas, akhirnya yang kebagian presentasi harus diberi surat peringatan! Kejam? Ah ini tidak kejam, dia hanya memberikan kesempatan, karena sampai tiga kali kesempatan tidak bisa memberikan kontribusi yang baik maka bersiap untuk meninggalkan perusahaan ini.

Kali ini mari bicarakan tentang sisi monster dari seorang Ravindra, dia adalah orang yang tidak segan-segan memutuskan rejeki orang lain yang tidak memberikan kontribusi yang bagus untuk dirinya, walaupun itu masih dalam ikatan kekeluargaan. Yah seperti itulah yang diajarkan oleh ibunya.

Tobe Continue...

Ps. Ilustrasi dalam cerita ini menggunakan aplikasi dari android.

Continúa leyendo este libro gratis
Escanea el código para descargar la App

Último capítulo

  • GJX GN 21000000191   chapter 67

    a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a

  • GJX GN 21000000191   chapter 66

    Mikhail stared at Xander's wide back as he felt a burning gaze directed in his direction. He turned towards it to find a hooded young man who looked about his height glaring at him. He couldn't see the man's face but could tell from the way his jaw was stiffened that he was hostile towards him.Mikhail shifted uncomfortably at the door as he tried to avert his gaze from the man. Suddenly, Xander called out to the man as he watched the man turn towards Xander, his demeanor shifting completely.William...? that name sounds a little familiar... but I'm not so sure... It is a pretty common name... But why is he wearing a hood in the evening? Also... his gaze was pretty intense... Mikhail thought as he watched Xander riding off into the distance, the young man following suit, not sparing another glance his way."Then, I'll be leaving as well. It seemed the Ki... erm... It seemed that My Lord had a pleasant evening, I'll be sure to send y

  • GJX GN 21000000191   chapter 65

    Pragati was an orphan who was adopted by an Army officer at the age of 7 years, but her father’s enemy abducted and sold her. She was forced into prostitution. After 4 years, Random night Vyom Grover, mobster boss pays a visit to a traitor who stole his money and flew away to the same whorehouse where that traitor was harassing Pragati sexually. He couldn’t help but get attracted to Pragati at the first sight and purchased her from there.

  • GJX GN 21000000191   chapter 64

    Chapter 13: Cupid’s Job“Atheos Oras na para uminom ng gamot” sabi ng isang boses na hind

  • GJX GN 21000000191   chapter 63

    "Maaf," panik Elsa, segera meraih tisu di atas meja dan secara naluriah tangan Elsa bergerak untuk mengelap celana Leon yang basah, tapi bukannya membantu, bekasnya malah semakin melebar. Elsa merutuk dirinya sendiri karena tidak bisa fokus dan tubuhnya terasa seperti tersengat listrik ketika merasakan tangan Leon di pahanya, atau itu cuma khayalan Elsa saja? Tapi yang pasti, air yang tumpah dari teko itu tidak sedikit, nyaris membasahi setengah celana bahan yang dikenakan Leon.Leon mengerang dalam di tenggorokannya. Merasakan tangan gadis itu membelai pahanya membuat Leon menutup mata merasakan denyut tidak tertahankan yang terasa di bagian dirinya yang tidak jauh dari jemari Elsa berada sekarang.

  • GJX GN 21000000191   chapter 62

    Chapter 4Astrella POV:

Más capítulos
Explora y lee buenas novelas gratis
Acceso gratuito a una gran cantidad de buenas novelas en la app GoodNovel. Descarga los libros que te gusten y léelos donde y cuando quieras.
Lee libros gratis en la app
ESCANEA EL CÓDIGO PARA LEER EN LA APP
DMCA.com Protection Status