Elana berlari begitu ia mendengar suara motor yang begitu familiar di telinganya. Ia mengabaikan sakit di kakinya, akibat tersandung pintu kamar. Begitu melihat Abi memasuki halaman rumahnya. Elana ingin segera bertemu Abi. "Sudah sampai?" Tanya Elana, meski Abi baru saja menginjakan kakinya. Lelaki itu menoleh dan mengangguk. "Syukurlah,,," rasa lega menyeruak di hati Elana. Ia masih memperhatikan Abi, dari mulai melepas helm sehingga lelaki itu berdiri di hadapannya dengan tatapan penuh tanya. Sadar apa yang dilakukannya salah, Elana salah tingkah, "Aku,, aku cuman memastikam kamu datang tepat waktu." Abi masih menatap Elana dengan satu alis terangkat. "Aku akan kembali ke kamar kalau begitu," Abi tiba-tiba menghadang langkahnya, "Kenapa lagi? Kamu pasti capek, lagipula aku sangat sibuk. Jadi harus segera kembali ke kamar." Abi tidak bicara seperti biasanya, namun tib
Huling Na-update : 2023-12-01 Magbasa pa