Sudah seminggu ini, Raina selalu bersama dengan Tama. Berkali-kali Raina mencoba berbagai alasan agar dia tidak perlu bersama Tama, tapi lelaki itu selalu punya cara dan alasan sehingga Raina tidak bisa mengelak. Seperti hari ini, Raina sengaja periksa pasien dengan lama, supaya Tama bosan dan akhirnya pulang duluan. "Lu masih disini?" tanya Riana, terkejut melihat Tama masih duduk di ruang tunggu dokter. "Masih, kan mau pulang bareng," jawab Tama dengan santai, dia sibuk kembali dengan tablet nya."Gue masih dua ruangan lagi, yakin masih mau nunggu??" Raina masih mencoba meminta Tama pulang lebih dulu. "Enggak gue tunggu aja, gue juga enggak ada perlu apa-apa kok" balas Tama lagi. "Tapi ini beneran.." "Mending cepetan ke ruangan, daripada lu ngomel mulu, malah tambah buat gue nunggu lama" balas Tama lagi. Raina menghembuskan napas kasar, dia sudah bisa menduga akan seperti ini. Tanpa menjawab, Raina kembali ke
อ่านเพิ่มเติม